Dalam kehidupan sehari-hari, sering muncul tekanan untuk terus bergerak dan melakukan sesuatu. Waktu santai terkadang dianggap sebagai kemewahan atau penundaan. Padahal, menikmati waktu santai adalah cara untuk menjaga keseimbangan dalam hidup.
Melepas tekanan dimulai dari menyadari bahwa tidak semua hal harus dilakukan sekaligus. Mengizinkan diri untuk berhenti sejenak membantu mengurangi rasa terburu-buru dan membuat hari terasa lebih terkendali.
Waktu santai tidak perlu direncanakan secara rumit. Aktivitas ringan seperti merapikan ruang perlahan, duduk tanpa gangguan, atau menikmati suasana sekitar sudah cukup untuk menciptakan rasa nyaman. Yang penting adalah tidak menilai waktu ini sebagai sesuatu yang harus “berguna”.
Ketika tekanan berkurang, suasana hati menjadi lebih ringan. Hari tidak lagi terasa seperti rangkaian kewajiban, melainkan alur yang bisa dinikmati. Waktu santai menjadi bagian yang menyenangkan, bukan sumber rasa bersalah.
Dengan membiarkan diri menikmati waktu santai, hidup terasa lebih manusiawi. Ada ruang untuk bergerak dan ada ruang untuk berhenti, keduanya sama-sama penting.